Robodex
Get this theme?

First Cagayan: Segera Benahi Teknologi Demi Lisensi Perjudian Online

Perlu diketahui, First Cagayan yaitu sebuah perusahaan penyedia game online (igaming) yang terorganisir berdasarkan nomor registrasi A200005770 di Filipina dan diasuh oleh Leisure and Resort World Corporation dengan mengikuti peraturan undang-undang negara bernomor 7922 dibawah pengawasan CEZA (Cagayan Economic Zone Authority). Banyak partisipan atau situs gambling online yang sudah terdaftar disini salah satunya adalah Sbobet dimana telah mengantongi legalisasi igaming dari First Cagayan.

Pada minggu ini (22/01/17), First Cagayan berencana akan segera membenahi infrastruktur teknologi dengan tujuan lisensi perjudian online dapat dipertahankan sebaik mungkin. Namun, semua upaya ini diprediksi memerlukan gelontoran dana besar demi mewujudkan harapan tersebut.

Demikian rencana ini akan segera disampaikan langsung oleh petinggi First Cagayan bernama Francis Hernando kepada pihak operator judi online yang termasuk kedalam CEZA (Cagayan Economic Zone Authority) dengan menguraikan wacana mengenai ‘tujuan-strategi’ baru dan juga menyusun ‘rencana investasi jangka pendek atau jangka panjang’ dari setiap masing operator.

 

Lebih lanjut Hernando mengatakan “First Cagayan segera fokus pada informasi data serta fasilitas telekomunikasi operator itu sendiri”. Diperkirakan, pihak First Cagayan akan mengocek dana sebesar $4 juta untuk mengupgrade data center di dalam freeport dan $3 juta untuk biaya peningkatan infrastruktur yang ada di luar freeport. Dengan hitungan ‘kasar’ dana yang diwajibkan First Cagayan adalah senilai $7 juta.

Walau demikian, Hernando mengklaim semua pembaruhuan ini akan lebih memudahkan hosting (para tamu) untuk terkonektivitas terhadap game bertaraf internasional yang teryurisdiksi dengan juga penambahan pasokan listrik stabil ke freeport.

Secara tegas, Hernando menyampaikan bahwasannya First Cagayan siap untuk melakukan investasi dalam jumlah besar agar tercapainya rencana dan tujuan yang sangat strategis dari pemasaran judi online kepada investor berjangka panjang. Namun, semua hal yang telah dinyatakan oleh petinggi First Cagayan tersebut harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari tiap anggota/pemegang lisensi.

Diharapkan juga kepada seluruh operator yang sudah mengantongi lisensi CEZA untuk terus mengikuti aturan serta peraturan yang ada sembari mendukung pihak First Cagayan dalam upaya menyeimbangkan regulasi model bisnis freeport di tahun 2017 ini.

Anti Perjudian Filipina

Semua ini termasuk yang telah disampaikan petinggi First Cagayan, Hernando adalah semata-mata karena keadaan mendesak dimana untuk menghindari sebuah kampanye anti-perjudian online yang dikemukakan oleh presiden Filipina Rodrigo Duterte sesaat setelah pelantikannya pada musim panas lalu. Hingga saat ini, CEZA adalah lisensi pertama untuk industri perjudian online yang diakui sebagai pemegang hak dan kewenangan di kawasan Filipina-Asia.

Namun beberapa minggu kemudian setelah pernyataan Duterte, pihak PAGCOR (Philippine Amusement and Gaming Corporation) menegaskan CEZA hanyalah sebuah pandangan, dengan mengeluarkan argumen bahwasannya operator game online yang berbasis di Filipina harus mendapat persetujuan awal dari lisensi POGO (Philippine Offshore Gaming Operator).

Pihak PAGCOR juga berpendapat, walau operator judi online sudah berlisensi CEZA, tetapi masih banyak situs, seperti hal sbobet dan winsbobet yang mengoperasikan lewat hukum abu-abu dimana hari ke hari akan menjadi gelap (ilegal). Niat Duterte ini sulit diramal, dan semua operator CEZA tahu apa yang bisa terjadi terhadap pengawasan ketat setiap saat.

Dengan demikian, First Cagayan hanya bertujuan untuk mengikuti tiap aturan yang benar dan masih pada garis kewajaran dimana ini lebih memungkinkan agar mendapat kelangsungan lisensi operator di bawah naungan CEZA maka ide-ide dalam mengupgrade infrastruktur teknologi terbaru segera diwujudkan.

Sebagian operator judi online yang masih tercatat terisolasi mengenai lisensi CEZA juga ada di negara Filipina, khususnya bagian Utara yang menerapkan sistem outsourcing dibandingkan area perkotaan seperti Makati.

Untuk itulah, First Cagayan berharap agar semua action yang diberikan segera tampak hasil positifnya dalam mempertahankan sebagian operator judi online yang telah memegang lisensi dengan sebaik mungkin, dan menarik operator lainnya untuk lebih mudah mencetak lisensi PAGCOR ataupun POGO. Yang menjadi pertanyaan disini adalah apa tindakan yang dilakukan First Cagayan ini efektif? Hanya waktu dan presiden Duterte-lah yang mengetahuinya!!!

arrow